Friday, April 10, 2020

Cara Bisnis Furniture Untung Besar


Mebel atau furnitur adalah perlengkapan rumah yang mencakup semua barang seperti kursi, meja, dan lemari. Mebel berasal dari kata movable, yang artinya bisa bergerak.
Pada zaman dahulu meja kursi dan lemari relatif mudah digerakkan dari batu besar, tembok, dan atap. Sedangkan kata furniture berasal dari bahasa Prancis fourniture (1520–30 Masehi).

Fourniture mempunyai asal kata fournir yang artinya furnish atau perabot rumah atau ruangan. Walaupun mebel dan furniture punya arti yang beda, tetapi yang ditunjuk sama yaitu meja, kursi, lemari, dan seterusnya.

Dalam kata lain, mebel atau furnitur adalah semua benda yang ada di rumah dan digunakan oleh penghuninya untuk duduk, berbaring, ataupun menyimpan benda kecil seperti pakaian atau cangkir. Mebel terbuat dari kayu, papan, kulit, sekrup, dll.

Bisnis Furniture atau dalam istilah yang lebih familiar dalam bahasa sehari-hari lebih disebut dengan mebel adalah salah satu peluang usaha dengan modal yang tidak sedikit tetapi memiliki peluang sukses yang luar biasa.

Memang, dengan semakin berkembangnya waktu dan zaman, berjualan beraneka ragam Furniture untuk perlengkapan rumah adalah peluang usaha yang sangat luar biasa. Apalagi, didukung dengan semakin padatnya penduduk di Indonesia, serta daya kemajuan mereka yang justru semakin konsumtif. Hal ini menjadi celah tersendiri bagi anda yang mulai melirik untuk berbisnis Furniture.

Peluang Usaha Furniture
Bisnis Furniture akan selalu ada. Kebutuhan akan sandang, pangan, serta papan adalah pokok kehidupan manusia. Sedangkan semakin berkembangnya zaman dan era yang kian global inilah yang membuat kebutuhan tersiernya pun juga meningkat pesat.

Kebutuhan tempat tinggal semakin tinggi, seiring dengan semakin meledaknya pertambahan penduduk khususnya seperti yang ada di Indonesia saat ini, maka secara otomatis memiliki dampak pada peningkatan ketertarikan dan permintaan masyarakat pada Furniture ini.

Cara Memulai Usaha Furniture

Modal Usaha
Untuk beberapa pebisnis yang baru mengawali usaha dalam bidang Furniture ini mungkin sedikit merasa kesulitan, terlebih karena tidak ada pengalaman sama sekali dalam bidang Furniture. Berbeda jika seseorang yang memang sedikit-banyak sudah memiliki pengalaman dalam bidang Furniture ini. namun, tidak ada kata terlambat dalam mencoba segala sesuatunya. Terlebih mencoba dalam hal usaha.

Modal usaha untuk bisnis ini bisa anda sesuaikan. Jika tidak punya uang, cobalah untuk menjadi reseller atau sales furniture. Ini akan memberi anda pengalaman, networking, dan tentu saja uang kas.

Jika sudah yakin dengan kemampuanmu, anda bisa mengajukan modal ke Bank. Cobalah KUR BRI atau Mitra Mandiri yang mematok bunga rendah.

Lokasi Strategis
Dalam memulai karir sebagai pengusaha Furniture, maka yang sangat perlu anda fikirkan setelah modal dan kolega dalam memulai usaha adalah tempat yang strategis. Jika seseorang bilang sulit dalam memilih tempat yang tepat untuk mengawali usaha Furniture, sebenarnya tidak juga. Karena memang sebenarnya tidak sulit, hanya pencarian lokasi yang tepat saja sesekali memberikan hambatan.

Anda bisa menyewa tempat strategis hanya untuk display, tidak perlu luas yang penting elegan dan terkesan pas untuk calon konsumen. Gudang dan produksi tidak harus ditempat yang strategis, di samping rumah.

Nilai plus jika anda mampu menyewa tempat yang cukup luas. Karena ini juga berpengaruh pada minat pembeli dalam mengenal serta berkunjung di tempat usaha Furniture anda.

Selain itu, tempat yang ramai, dan lebih kepada lokasi sekitar perkotaan adalah tempat yang cocok untuk memulai usaha Furniture ini. dengan tempat yang ramai akan lalu lalang masyarakat, maka akan lebih mudah meraih perhatian masyarakat. Dan dari poin itulah, maka toko anda akan mulai dikenal serta dikunjungi para calon-calon konsumen anda.

Cerdik membaca peluang
Baru-baru ini juga marak investasi perumahan, dengan lahan yang tak cukup luas namun banyak perumahan-perumahan baru dibangun. Nah, itu merupakan salah satu asset bagi anda yang peka terhadap peluang usaha. Karena mampu meraih perhatian konsumen. Mereka adalah target-target pemasaran anda untuk menjadi konsumen di usaha Furniture anda. Jangan pernah melewatkan kesempatan.

Selain itu, jika memang anda dapat menyewa sebuah ruangan yang ada di mall, anda juga dapat menggunakannya untuk mulai mengenalkan lebih luas tentang produk Furniture anda. Dengan modal brosur dan kartu nama, anda dapat mengenalkan usaha Furniture anda pada khalayak yang lebih luas lagi. Ditambah lagi jika ada beberapa pameran, anda dapat menyewa suatu area untuk dapat mengikuti pameran tersebut.

Jika lokasi-lokasi perkotaan dan banyak menyita orang yang berlalu-lalang disekitarnya, maka anda juga dapat mencari sentra-sentra yang berjualan khusus Furniture. Hal ini juga akan memberikan dampak positif bagi anda yang ingin memulai usaha dalam bidang Furniture.

Jadi, lokasi yang tepat dan strategis akan sangat mempengaruhi perjalanan karir anda dalam mengepakkan sayap pada bidang usaha Furniture.

Target Pasar
Sekarang anda wajib memilah target pasar. Jika target pasarmu adalah kaum borjuis yang berduit tebal. Lokasi yang tepat adalah di jalan protokol yang sering dilewati mobil. Bahan bakunya pun harus kualitas bagus dan benar-benar sudah jadi.

Beda lagi kalau targetnya kelas menengah ke bawah. Bahan bakunya kualitas no.2 dan furniturenya belum dicat pun tetap laris manis.

Bahan Baku
Gunakan bahan baku sesuai target pasar anda. Sesuaikan dengan keahlian dan harga yang ingin ditawarkan ke pembeli. Sedikitnya ada 3 jenis bahan baku yang banyak dipakai di indonesia

a.medium Densitey fireboard. Pernahkah melihat meja belajar dari merk terkenal? Bahannya dibuat dari serbuk gergaji kayu yang dipadatkan lalu dilapisi lempengan kayu tipis dan halus. Ini adalah pilihan bagus dan murah untuk produksi masal.

b. Rotan. Bahan satu ini sedang naik daun di pasaran internasional. Indonesia pun kaya akan bahan ini. Namun, anda perlu melakukan pelatihan khusus karena tidak semua orang bisa mengolah rotan.

c. Kayu. Ini adalah bahan yang banyak diminati publik. Bentuknya yang elegan juga menunjukkan harganya yang mahal.

Tenaga Kerja
Berbisnis di bidang furniture pasti memerlukan tenaga kerja. Anda tidak mungkin menghandlenya sendiri. Memberikan instruksi yang jelas untuk karyawan namun tidak mengekang kreativitas adalah hal wajib bagi anda.

Pemerintah
Berbisnis apapun, apalagi yang terlihat jelas oleh masyarakat pasti berurusan dengan pemerintah. Misalnya saja anda harus memiliki NPWP dan SIUP. Segeralah urus, darpada anda terkena denda di kemudian hari.

Anda juga bisa ikut berbisnis dengan pemerintah. Jika nilainya lebih dari 200juta, anda bisa ikut lelang. Jika nilainya kurang, sebaiknya kita memanfaatkan kenalan dan jaringan. Ya benar, kenalan dan jaringan yang kita bangun dari pengalaman dan kerja keras selama ini.

Asosiasi
Ikut asosiasi itu penting, lebihlebih jika anda di kota mebel seperti Jepara. Wadah isi ini bisa membagi isu terkini terkait kondisi pasar. Selain itu anda juga bisa memperoleh peluang usaha baru dari teman-teman asosiasi

Ekspor
Sudah mengurus NPWP, SIUP, dll? Kenapa ragu untuk ekspor. Banyak kok yang modalnya cekak tapi berani ekspor. Anda hanya harus siap mental dan cerdik saja.

Sedikit bocoran saja, ekspor itu biasanya langsung satu kontainer dan pelunasannya lama. Ini adalah peluang bagus karena tidak semua orang berani ekspor.

Pasar ekspor sangat laris manis. Penyebab utamanya adalah musim dngin di eropa. Di musim dingin, furniture yang telas berumur akan dibakar untuk perapian.

Online
Bergeraklah ke bidang online, Miliki Website atas nama usaha agar lebih dikenal dan diingat agar terjangkau secara lokal dan internasional .


https://erakini.com/bisnis-furniture/